MABMI Mampu Menjadi Perekat Ummat Islam

MEDAN – Calon Wakil Gubsu H. Fadly Nurzal, S.Ag menegaskan Melayu mampu menjadi perekat ummat Islam. Posisi strategis itu harus dimanfaatkan maksimal dalam rangka meningkatkan persatuan dan kekompakan Islam.
”Melayu sudah membuktikan komitmennya mempersatukan ummat dengan banyak mengalah demi kebaikan dan kepentingan yang lebih besar,”ungkap Fadly Nurzal saat tampil menjadi nara sumber pada acara seminar dengan thema, ”Repleksi Awal Tahun Pimpinan Pengurus Besar, Wilayah dan Daerah Majelis Adat Budaya Melayu Indonesia (MABMI), kemarin di Hotel Garuda Citra Jalan SM Raja, Medan.
Lebih jauh disebutkan Fadly, sejarah menunjukan masuknya Islam ke Indonesia melalui wilayah pesisir dan wilayah pesisir biasanya menjadi tempat pemukiman masyarakat Melayu. Maka tidak salah disebutkan, Melayu adalah Islam, Islam adalah Melayu. Atas dasar itulah, saya berkeyakinan Melayu memiliki kekuatan besar dalam rangka memperkokoh posisi ummat Islam.
Disebutkan Fadly yang juga sebagai Ketua DPW PPP Sumut, bahwa ummat Islam Sumut dan khususnya Melayu harus mengambil pelajaran dari apa yang terjadi di beberapa daerah di Indonesia, dimana masyarakatnya mayoritas ummat, Islam tapi pemimpinnya di luar dari Islam.
Saya ingin menyampaikan ilustrasi ketika ummat Islam tak bersatu. Seperti kisah yang disampaikan Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad bersama rekannya dari Amerika. Waktu itu mereka berjalan di pantai dan melihat setumpuk pasir yang dikerumuni gerombolan kepiting. Saat ada kepiting yang naik ke puncak pasir, kepiting yang lain langsung menariknya ke bawah.
Lantas Mahathir menyampaikan pada rekannya, seperti itulah kami rumpun Melayu. Lihat saja, kepiting itu, jika ada yang berusaha naik, temannya berusaha menurunkannya. Kalau ada lagi yang akan naik, lainnya membawanya turun. Begitu seterusnya, kalau ada yang naik, ada yang berusaha menurunkannya.
Perilaku kepiting itu, kata Mahathir Muhammad, seperti kaum rumpun Melayu, yang suka menurunkan kawan yang sedang naik. ”Jadi, jangan sampai kita jadi bangsa kepiting,” itulah pesan Mahathir Muhammad kata Fadly.
Terkait dengan Pilgubsu, Fadly mengajak seluruh masyarakat Melayu agar tidak golput. ”Ada tiga pasangan yang calon beragama Islam-Islam, salah satunya pasangan nomor urut 3 Chairuman-Fadly. Untuk itu, mari kita gunakah hak politik untuk kepentingan ummat islam dan pembangunan Sumatera Utara,”ujarnya.
Hadir dalam seminar itu, para tokoh-tokoh Melayu, Pengurus Besar, Wilayah dan Daerah MABMI. Termasuk pengurus DPW PPP Sumut, Faisal Hutabarat, koordinator Tim Relawan Charly Mursal Harahap dan undangan lainnya.

By Harahap

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s