Tentang Fadly Nurzal

indexFN Sosoknya sederhana, bersahaja, komunikatif, dan menyenangkan. Ia lahir di “kota kerang” yang ramah, Tanjung Balai Asahan, 40 tahun silam. Sama seperti ia dibesarkan, Fadly Nurzal adalah figur yang ramah dan sopan.
Suami dari Lilia Widyastuti dilahirkan dari keluarga PPP dengan basis ormas keagamaan Syarikat Islam. Kakeknya H. Ahmad Saleh adalah mantan ketua DPC PPP Asahan yang pernah jadi pimpinan DPRD di Asahan. Juga (almh) ibundanya Hj. Zaleha HAS, SMHk pernah menjadi Ketua DPC Asahan dan pimpinan DPRD di daerah itu. Sedangkan, ayahandanya (almh) Drs. H. M. Noor Pohan, yang tadinya seorang guru, juga pernah berkiprah sebagai anggota DPRD Tanjung Balai, setelah pensiun.
Regenerasi darah politis itu, kini mengalir dalam diri Fadly Nurzal. Dari lima bersaudara, hanya Fadly Nurzal yang terjun ke dunia politik. Abdul Rahim abangnya berwira swasta, kemudian adiknya Sumi Hakim Pohan, fadlan Nurzal, Julina Dewani Pohan, memilih jadi abdi Negara.
Meski terlahir dari keluarga positif, Fadly mulai mengenal organisasi secara baik dan efektif ketika bergabung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan menjadi ketua Senat Fakultas Syariah IAIN Sumatera Utara. Penempahan perilaku organisasi pria kelahiran Tanjung Balai ini banyak dipengaruhi HMI. Dan di HMI jugalah motivasi untuk turun ke dunia politik, mulai di tapakinya. Motivasi itu pula yang menciptakan Fadly bersahabat dengan berbagai kalangan , seperti di organisasi Al Washliyah, Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama.
Politik kini menjadi dunianya, karena politik memberinya kesempatan melakukan banyak hal kepada umat. Baginya berpolitik harus ada seni, karena politik adalah The Art Of Possibility yang berarti seni merangkai kemungkinan. Karena itu dalam karirnya di dunia politik, Fadly bekerja keras merangkai berbagai kemungkinandemi memperjuangkan kepentingan umat.
Disela kesibukannya Fadly dan seluruh keluarganya bekerja keras memberikan yang terbaik untuk kesembuhan sang ibunda dan ayahanda. Tapi Tuhan Maha Tahu apa yang terbaik bagi hambaNya, tepat pada 17 November 2010 ayahanda dipanggil Sang Khalik. Dan dua tahun kemudian, tepatnya Jum’at 10 Februari 2012, Ibunda Hj. Zaleha HAS, SMHk menghembuskan nafas terakhir di Rumah Sakit Permata Bunda Medan.

Fadly Kecil
62655_188089801312293_1711047410_nsemasa kecil, Fadly sama seperti anak-anak kecil lainnya, gemar bermain, berteman, dan cenderung “lasak” dalam artian positif. Masa kanak-kanaknya, Fadly sudah terbiasa membentuk kelompok bersama teman-temannya. Fadly punya teman kompak dalam urusan main kelereng, bersepeda, sekolah, mengaji dan bermain breakdance, yang pada saat itu digandrungi remaja di Indonesia.
Kemudian setelah menamatkan SD 5 di Kota Tanjung Balai, Fadly melanjutkan ke SMP Negeri Sijambi, sorenya ia menuntut ilmu agama di Madrasah Pendidikan Islam (YPMI). Keinginan yang kuat dari Sang Ibunda agar Fadly mendalami ilmu agama, maka beliau nyantri di Ponpes Modern Daar al Ulum (PMDU) kisaran.
Kepribadian dan mentalitas Fadly sebelum terjun dan berkiprah secara totalitas di pentas politik, terbentuk saat masih menjalani studi di IAIN Syumatera Utara. Masa itu, Kampus IAIN Sumatera Utara masih di Jalan Sutomo Ujung Medan. Di kampus itulah Fadly mulai berinteraksi dengan organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Fadly kemudian diberi amanah menjadi Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Sumatera Utara.
Sebagai Ketua Senat, fadly kemudian memperluas jaringan dengan kelompok mahasiswadi seluruh perguruan tinggi dan universitas yang ada di Kota Medan serta Sumatera Utara. Kendati sudah tidak menjabat sebagai ketua senat, namun Fadly masih terlibat aktif dalam pergerakan reformasi 1998. Sejalan dengan itu, kualitas dan pengalaman fadly sebagai seorang pemimpin semakin terasah dan teruji, sehingga dia dikenal sebagai “Singa Podium”.
Sebelum bergabung di Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan menjabat sebagai ketua partai tersebut selama dua periode di Sumatera Utara, Fadly adalah pendiri Forum Indonesi Muda (FIM), dan Yayasan Pusat Kajian dan Perlindungan Anak (PKPA).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s